Rabu, 08 November 2017

A.   EVALUASI PELAKSANAAN KURIKULUM 2013


Dalam pelaksanaan kurikulum 2013 yang sudah berjalan beberapa tahun ini banyak evaluasi terhadap komponen-komponen dari Kurikulum 2013 itu sendiri, baik dari : (1) tujuan; (2) materi atau bahan ajar; (3) strategi, mengajar; (4) evaluasi/penilaian.  Keempat komponen tersebut memiliki keterkaitan yang erat dan tidak bisa dipisahkan. Untuk lebih jelasnya, di bawah ini akan diuraikan evaluasi masing-masing komponen tersebut.
1.    Tujuan Evaluasi
Evaluasi merupakan salah satu kegiatan utama yang harus dilakukan oleh seorang guru dalam kegiatan pembelajaran. Dengan penilaian, guru akan mengetahui perkembangan hasil belajar, intelegensi, bakat khusus, minat, hubungan sosial, sikap dan kepribadian siswa atau peserta didik.
Evaluasi pendidikan memberikan manfaat baik bagi siswa/peserta pendidikan, pengajar maupun manajemen. Dengan adanya evaluasi, peserta didik dapat mengetahui sejauh mana keberhasilan yang telah digapai selama mengikuti pendidikan. Pada kondisi dimana siswa mendapatkan nilai yang mernuaskan maka akan memberikan dampak berupa suatu stimulus, motivator agar siswa dapat lebih meningkatkan prestasi.
Pada kondisi dimana hasil yang dicapai tidlak mernuaskan maka siswa akan berusaha memperbaiki kegiatan belajar, namun demikian sangat diperlukan pemberian stimulus positif dari guru/pengajar agar siswa tidak putus asa. Dari sisi pendidik, hasil evaluasi dapat digunakan sebagai umpan balik untuk menetapkan upaya upaya meningkatkan kualitas pendidikan. Ada beberapa tujuan dan atau fungsi penilaian dalam pengajaran di sekolah, yaitu:
a.    Untuk mengetahui apakah tujuan-tujuan pengajaran yang telah ditetapkan telah tercapai dalam kegiatan pembelajaran.
b.    Untuk memberikan objektivitas pengamatan kita terhadap perilaku hasil belajar siswa.
c.    Untuk mengetahu kemampuan siswa dalam bidang/topik tertentu.
d.     Untuk menentukan kelayakan siswa, misalnya naik kelas, lulus.
e.    Untuk memberikan umpan balik bagi kegiatan pembelajaranyang dilakukan.
2.    Komponen/ Isi materi
Siswa belajar dalam bentuk interaksi dengan lingkungannya, lingkungan orang-orang, alat-alat, dan ide-ide. Tugas utama seorang guru adalah menciptakan lingkungan tersebut, untuk mendorong siswa melakukan interaksi yang produktif dan memberikan dirancang dalam suatu rencana mengajar. Dalam menentukan materi pembelajaran atau bahan ajar tidak lepas dari filsafat dan teori pendidikan dikembangkan. Pada kurikulum 2013 perlu ada evaluasi terhadap materi pada pelajaran, terlalu banyak materi yang harus dikuasai siswa sehingga tidak setiap materi bisa tersampaikan dengan baik, belum lagi persoalan guru yang kurang berdedikasi terhadap mata pelajaran yang dia ampu.
3.    Strategi mengajar
Penyusunan  bahan ajar berhubungan erat dengan strategi atau metode belajar. Pada waktu guru menyusun suatu bahan ajar, ia juga harus memikirkan strategi mengajar yang sesuai untuk menyajikan bahan ajar. Pada penerapan kurikulum 2013 ada satu pendekatan yang digunakan dalam proses pembelajaran yaitu pendekatan saitifik. Pendekatan saintifik merupakan kerangka ilmiah pembelajaran yang diusung oleh Kurikulum 2013. Langkah-langkah pada pendekatan saintifik merupakan bentuk adaptasi dari langkah-langkah ilmiah pada sains. Proses pembelajaran dapat dipadankan dengan suatu proses ilmiah, karenanya Kurikulum 2013 mengamanatkan esensi pendekatan saintifik dalam pembelajaran.
4.    Evaluasi /penilaian.
Salah satu permasalahan dari pelaksanan kurikulum 2013 adalah Aspek penilaian . Guru-guru mengalami kesulitan dalam melakukan penilaian lantaran ada empat aspek yang harus dinilai, seperti spiritualitas, sosial, pengetahuan, dan keterampilan murid. Banyak guru yang mengaku tidak bisa memberikan penilaian secara optimal karena banyaknya jumlah siswa. Selain itu terlalu banyak format dan system penilaian yang harus dilakukan oleh guru mulai dari penyusunan redaksi soal yang harus sesuai dengan pemetaan KD sampai dengan perekapan hasil yang dicapai siswa.diharapkan kementerian pendidikan dan Kebudayaan segera mengevaluasi kurikulum 2013. "Sebaiknya pemerintah bisa menyederhanakan aspek penilaiannya dan memangkas jumlah mata pelajarannya karena itu membuat bingung guru, siswa, dan wali murid.


17 komentar:

  1. Nah, evaluasi pendidikan memberikan manfaat baik bagi siswa/peserta pendidikan, pengajar maupun manajemen. Dengan adanya evaluasi, peserta didik dapat mengetahui sejauh mana keberhasilan yang telah digapai selama mengikuti pendidikan. Pada kondisi dimana siswa mendapatkan nilai yang mernuaskan maka akan memberikan dampak berupa suatu stimulus, motivator agar siswa dapat lebih meningkatkan prestasi.😊

    BalasHapus
  2. evaluasi yang bapak lakukan sudah baik, memang kita tidak bisa menyangkal dari proses k13 ini banyak kekurangan, tetapi dengan adanya usaha maupun kerjasama dari berbagai pihak dapat melaksanakannya dengan baik. evaluasi ini bertujuan supaya mengetahui lebih lanjut proses penilaian guru untuk mengetahui perkembangan hasil belajar, intelegensi, bakat khusus, minat, hubungan sosial, sikap dan kepribadian siswa atau peserta didik.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul bu Difa, terimakasih sarannya,, memang saat ini kami selalu berusaha dan berupaya untuk meningkatkan perkembangan kemampuan kami sebagai guru yang tentunya pelaku utama dalam proses pembelajaran

      Hapus
  3. Penilaian autentik memiliki relevansi terhadap pendekatan ilmiah dalam pembelajaran sesuai tuntutan Kurikulum 2013 yang mampu menggambarkan peningkatan hasil belajar peserta didik melalui 5 M. Mengamati, Menanya, Mengumpulkan Informasi, Mengasosiasikan, dan Mengomunikasikan. Penilaian autentik bertujuan untuk mengukur berbagai keterampilan dalam berbagai konteks yang mencerminkan situasi di dunia nyata, Penilaian autentik dalam implementasi kurikulum 2013 mengacu kepada penilaian kompetensi sikap melalui observasi, penilaian diri, penilaian “teman sejawat” oleh peserta didik dan jurnal, pengetahuan melalui tes tulis, tes lisan, dan penugasan, keterampilan melalui penilaian kinerja, yaitu penilaian yang menuntut peserta didik mendemonstrasikan suatu kompetensi tertentu dengan menggunakan tes praktik, projek,, dan penilaian portofolio.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih bu Yes..
      Melalui penilaian yang telah saya lakukan memang sudah terbukti kita mengetahui sejauh mana hasil dari kemampuan masing-masing siswa

      Hapus
    2. Terimakasih bu Yes..
      Melalui penilaian yang telah saya lakukan memang sudah terbukti kita mengetahui sejauh mana hasil dari kemampuan masing-masing siswa

      Hapus
  4. Asslmkum...Dengan adanya evaluasi, peserta didik dapat mengetahui sejauh mana keberhasilan yang telah digapai selama mengikuti pendidikan. Dan Evaluasi pendidikan akan memberikan manfaat baik bagi siswa/peserta pendidikan, pengajar maupun manajemen. Terima Kasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waalaikmslam pak yudis..
      Iya pak, kami akan selalu berupaya meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami semua proses pembelajaran yang sudah d terapkan sehingga bisa tercapainya tujuan

      Hapus
  5. dari paparan pak kus di atas dpat di simpulkan bahwasanya kurikulum merupakan bagian dari pendidikan dalalm lingkup yang luas dan merupakan alat untuk mencapai tujuan-tujuan pendidiakn,dan dalam hal ini siswa belajar dalam bentuk interaksi dengan lingkungannya,lingkungan orang-orang,alat-alat dan ide-ide,dan tugas utama seorang guru pun adalah menciptakan lingkungan tersebut ,untuk mendorong siswa melakukan interaksi yg produktif dan memberikan rancangan dlam suatu rencana mengajar dan dalam menentukan materi pembelajran atau bahan ajar tidak lepas dari filsafat dan teori pendidikan.dan dari evaluasi tersebut merupakan akar dari pembenahan yang positif dalam rangka memperbaiki kekurangan-kekurangan yang terdapat dalam suatu kurikulum. semoga dengan adanya kurikulum KTSP maupun kurikulum 2013 bisa menerapkan dan terlaksanya proses pembelajran dengan baik
    trima ksih..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih bu Susi lestari,,
      Kami akan selalu berusaha semaksimal mungkin untuk mewujudkan hasil pembelajaran yang telah di lalui, sedang berjalan dan yang akan di laksanakan bisa berjalan sesuai dengan yang kita inginkan,

      Hapus
    2. Terimakasih bu Susi lestari,,
      Kami akan selalu berusaha semaksimal mungkin untuk mewujudkan hasil pembelajaran yang telah di lalui, sedang berjalan dan yang akan di laksanakan bisa berjalan sesuai dengan yang kita inginkan,

      Hapus
  6. Tujuan,materi,strategi dan evaluasi dalam kurikulum sangat erat kaitanya namun materi dan strategi haruslah dikuasai guru dalam rangka mewujudkan tujuan mulia yang tertera pada kurikulum , tentu guru secara terus menerus berupaya untuk ketinggalan informasi terkini selaras perkembangan iptek , jadi guru harus mengkondisikan dirinya menyelaraskan perkembangan di era global .

    BalasHapus
  7. Pertemuan antar sekolah yang sudah menerapkan kurikulum 2013
    Pertemuan ini mengumpulkan semua perwakilan sekolah yang ditunjuk melaksanakan kurikulum 2013 untuk mengevaluasi tahap awal penerapan pola pembelajaran baru dalam sebulan terakhir. Pertemuan ini penting sebab sebagian sekolah merasa mampu menerapkan kurikulum baru dengan baik, namun yang lain kesulitan. Sehingga dengan adanya forum ini akan terjalin tukar menukar pengalaman tentang pelaksanaan kurikulum 2013 di masing-masing sekolah.

    BalasHapus
  8. Yang mungkin bisa dijadikan salah satu indikator keterlaksanaan kurikulum 2013 adalah pada proses penilaian. Selain mendengarkan keluhan secara langsung dari bapak ibu guru tentang ribet dan rumitnya cara menilai secara autentik, tingkat pemahaman dan keterlaksanaan proses penilaian autentik ini bisa dilihat dari daftar nilai yang dibuat oleh guru. Beberapa celetukan dari orang tua, murid, dan guru yang mungkin bisa dijadikan bahan renungan di antaranya sebagai berikut: "Proses menilainya begitu kompleks dan melelahkan, hasilnya kok seragam. Nilai kok cuma A dan B."

    BalasHapus
  9. Momen guru harus memberikan kesempatan seluas luasnya untuk pembelajaran yg berpusat kepada peserta didik, seharusnya menjadikan guru harus lebih inovatif dalam merancang pembelajaran yg sesuai dengan pendekatan saintifik sebagaimana yang dijelaskan dalam permendikbud No.22/2016 tentang standar proses.

    BalasHapus
  10. Dengan adanya evaluasi terhadap pelaksanaan kurikulum,maka akan diketahui sejauh mana ketercapaian tujuan,substansi materi,efektifitas metode dan model pembelajaran serta hasil pencapaian siswa dalam belajar melalui sistem penilaian yg sistematis,terarah dan terukur

    BalasHapus
  11. evaluasi kurikulum merupakan hal yang sangat penting dalam pengembangan kurikulum khususnya, dan pendidikan pada umumnya sehingga pengetahuan dan pemahaman tentang evaluasi kurikulum dituntut bagi setiap guru, kepala sekolah dan pengembang pendidikan lainnya untuk menjawab permasalahan –permasalahan yang terjadi dalam dunia pendidikan melalui suatu proses pembenahan dan inovasi di segala sektor sehingga pada akhirnya kualitas pendidikan di tanah air kita akan meningkat.

    BalasHapus

A.    EVALUASI PELAKSANAAN KURIKULUM 2013